Membuat Visa Schengen, Butuh Biaya Berapa?

Membuat Visa Schengen, Butuh Biaya Berapa?

Salah satu syarat wajib liburan ke Eropa adalah aplikasi visa schengen. Visa ini berlaku hampir di semua negara di Eropa.

Negara dengan visa schengen 2018 adalah Islandia, Hungaria, Lavia, Luxemburg, Malta, Polandia, Portugal, Norwegia, Swedia, Prancis, Italia, Belanda, Jerman, Austria, Spanyol, Swiss, Lichtenstein, Belgia, Yunani, Finlandia, Estonia, Slovenia, Slovakia, Republik Ceko, Lithuania, dan Denmark. Berarti ada 26 negara yang bisa dimasuki jika kamu sudah memiliki visa schengen.

Lalu, apakah membuat visa schengen murah? Berapa biaya visa schengen multiple entry, dan ke manakah tempat yang tepat untuk membuat visa schengen paling mudah?

Semua pertanyaan itu bisa dijawab dengan detil di bawah ini. Berikut penjelasan mendalam mengenai serba-serbi visa schengen yang harus kamu tahu:

1.Biaya membuat visa schengen

Harga paling murah dalam membuat visa schengen adalah 35 Euro atau setara dengan Rp 554.000 dan paling mahal adalah 60 Euro atau setara dengan Rp 950.000.

Apa yang membedakannya? Umur. Harga visa schengen yang 35 Euro adalah untuk anak berusia 6 sampai 12 tahun. Sedangkan jika kamu berumur 12 tahun ke atas, maka biaya yang dikenai adalah 60 Euro. Sedangkan anak di bawah 6 tahun tidak dikenai biaya pembuatan visa schengen, alias gratis.

Harga ini harus dibayar dalam bentuk tunai dan harga pun menyesuaikan dengan fluktuasi dari kurs mata uang di waktu kamu akan membuat visa schengen.

2. Tempat membuat visa

Selain mendatangi kedutaan besar perwakilan negara Eropa di Indonesia, kamu juga bisa mendatangi kantor perwakilannya seperti TLS Contact atau VFS Global. TLS Contact melayani visa untuk masuk ke Prancis dan Swiss. Untuk kantornya berada di Menara Anugrah Lantai 3, Mega Kuningan, Jakarta.

Sedangkan VFS Global melayani visa dari negara Belgia, Denmark, Islandia, Italia, Swedia, Spanyol, dan Belanda. Kantornya berada di 3 kota yaitu Jakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Untuk kamu yang berada di luar Jakarta, bisa mendaftarkan visa ke VFS Global jika berdomisili dekat dengan Surabaya atau Denpasar. Di Jakarta, VFS Global berada di Mall Kuningan City Lantai 1. Di Surabaya berada di Graha Pena Lantai 15. Sementara di Bali berada di Benoa Square Lantai 3, Kedonganan, Kuta. Jadi di mana tempat membuat visa schengen paling mudah? Silahkan pilih yang paling pas untuk kebutuhan kamu.

3. Dokumen yang diperlukan

Untuk memudahkan proses pengajuan visa, ada baiknya kamu mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Sehingga tidak perlu bolak-balik untuk memenuhi persyaratannya. Apa saja yang dibutuhkan?

Yang pertama adalah paspor. Pastikan untuk memperhatikan tanggal berlaku paspor kamu ya, setidaknya setahun sebelum masa tenggat. Karena saat ini, banyak negara yang enggan memproses jika masa berlaku paspor kamu kurang dari 6 bulan. Selain itu, bawa paspor asli dan fotokopi semua lembar yang ada stempelnya.

Yang kedua adalah foto untuk visa. Yang dibutuhkan adalah 2 pas foto berwarna dengan ukuran 3,5 cm x 4,5 cm dengan latar belakang putih.

Yang ketiga adalah formulir permohonan visa schengen. Kamu bisa mengunduh formulir tersebut antara dari VFS Global atau TLS Contact. Jangan lupa mengisinya dengan lengkap sebelum menyerahkan semua dokumennya ya.

Yang keempat adalah asuransi perjalanan. Salah satu situs asuransi perjalanan online terbaik yang bisa kamu pilih adalah Travellin. Di mana tersedia asuransi perjalanan untuk negara-negara yang termasuk dalam visa schengen. Selain kualitasnya terjamin, harganya juga tidak membuat biaya liburan kamu membengkak.

Yang kelima adalah bukti keuangan. Pemohon visa schengen harus memiliki minimal dana sebesar 34 Euro atau setara dengan Rp 538.000 di tabungan. Angka tersebut dikalikan dengan masa tinggal selama di Eropa. Misal ingin berlibur selama 10 hari berarti jadi 340 Euro atau setara dengan RP 5.380.000. Selain itu, bukti keuangan ini harus berupa rekening koran dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Yang keenam adalah bukti reservasi tiket pesawat. Ingat, yang dibutuhkan hanyalah bukti booking atau reservasi. Jadi tak perlu membayar tiket tersebut. Nah, setelah visa schengen telah disetujui, baru kamu beli tiket pesawat dengan tanggal yang diinginkan.

Kemudian, yang ketujuh adalah bukti pemesanan penginapan. Kalau untuk pemesanan penginapan bisa lebih fleksibel. Karena banyak situs pemesanan online yang menerima bayar di tempat atau bebas biaya pembatalan dan pengubahan jadwal. Sehingga kamu bisa bebas mengubah tanggal pemesanan penginapan sesuai dengan keberangkatan kamu nantinya.

Yang kedelapan adalah surat keterangan kerja. Ini dibutuhkan untuk meyakinkan pihak negara di sana bahwa kamu hanya akan liburan dan tidak akan jadi imigran gelap. Bagi yang bekerja, tinggal buat permohonan pada HRD untuk mengeluarkan surat tersebut. Lain halnya jika dengan wirausaha. Kamu bisa melampirkan fotokopi SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) sebagai pengganti surat keterangan kerja.

Yang kesembilan adalah itinerary selama di Eropa. Tidak perlu detil per kegiatan, hanya saja gambaran besar bagaimana rencana jalan-jalan kamu selama di sana. Jika hendak mendatangi beberapa negara sekaligus, pastikan untuk menuliskannya. Pastikan untuk menuliskan rencana jika ingin pindah kota, apalagi pindah negara. Kemudian, tuliskan juga berangkat menggunakan apa dan berapa lama ada di sana.

Nah, setelah semua dokumen sudah dipenuhi, satukan dalam map yang rapi agar tidak sulit mencarinya dan dokumen tidak berceceran. Lalu, mari lanjut ke langkah berikutnya.

4. Wawancara

Salah satu ketentuan penerbitan visa schengen adalah janji temu untuk wawancara atau appointment online. Kamu bisa memilih tanggal di slot kosong yang ada di situs jasa penerbitan visa schengen yang ada di sana. Dari situ, nantinya kamu akan mendapat nomor antrean melalui email.

Yang harus diperhatikan adalah, kamu harus membawa bukti nomor antrean yang sudah di print. Kemudian jangan lupa juga seluruh dokumen baik yang asli maupun foto kopiannya.

Saat menunggu, kamu tidak diperbolehkan menggunakan ponsel, tentu karena adanya alasan keamanan. Begitu juga dengan tas, harus disimpan ke dalam loker yang disediakan di sana.

Ketika nomor antrean kamu dipanggil, maka datangi loket yang dituju dan jalani wawancara dengan apa adanya. Tak perlu menjawab yang berbelit-belit dan memusingkan. Dengan jujur lebih baik. Karena pertanyaannya bisa apa saja, maka jawaban apa adanya dan jujur adalah yang paling baik.

Setelah wawancara selesai, maka kamu akan diberikan lagi nomor antrean untuk mengambil visa. Jika semua lancar dan mulus, maka visa schengen bisa langsung di tangan. Mudah bukan?

Jadi jangan kuatir dan terlalu banyak pertimbangan saat ingin membuat visa schengen. Karena jika tahu cara dan langkah-langkahnya, semua bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Jika lancar, bahkan bisa selesai selama 3 hari saja!

Back to Article List Buy Insurance Package

Latest Articles

Payment Method

Secured by

Reassurance by

AA International
ONLINE
CHAT