Ingin Membuat Visa Schengen, Ini 7 Syarat yang Harus Kamu Tahu

Ingin Membuat Visa Schengen, Ini 7 Syarat yang Harus Kamu Tahu

Visa Schengen, jadi hal yang wajib saat liburan ke Eropa. Visa Schengen merupakan pintu kamu untuk mendatangi puluhan negara di Eropa. Lalu bagaimana syarat untuk mendapatkan visa yang satu ini?

Saat ingin liburan ke Eropa, biasanya para turis tidak hanya mendatangi satu negara saja. Mereka akan berkeliling ke banyak negara sekaligus. Untuk itu, ada visa yang memudahkan itu semua bernama Schengen. Negara-negara yang ada di dalam cakupan Schengen juga seperti negara-negara di Asean. Mereka bekerja sama di banyak hal, termasuk visa. Bahkan mereka memiliki mata uang yang sama. Sungguh memudahkan para turisnya yang ingin berkeliling Eropa. 

Lalu negara mana saja yang menerima visa tersebut? Inilah negara-negara yang termasuk Visa Schengen area:

Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luxemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss.

Sedangkan macam tipe visa Schengen ada 2 jenis yaitu short stay dan long stay. Untuk liburan, cukup mendaftar di macam tipe visa Schengen short stay saja. Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan visa ini? Yuk disimak syarat visa Schengen!


1.Buat janji temu

Saat ini aplikasi visa Schengen bisa dilakukan melalui situs VFS Global. Dari situ pilihlah tanggal yang sesuai dengan keinginan kamu. Dari sana, akan dikirimkan nomor dan waktu antrean lewat email. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat di sini: http://www.vfsglobal.com/Netherlands/Indonesia/Bahasa/Schedule-an-Appointment.html


2. Pilih negara pembuatan visa

Di kantor VFS Global, ada banyak perwakilan negara Schengen yang bisa jadi pilihan. Kebanyakan pemohon visa memilih negara Belanda. Namun kamu bisa memilih mendaftar di negara pertama tempat mendarat atau negara yang paling lama dikunjungi.


3. Cek masa berlaku paspor

Sangatlah penting melihat waktu berlaku paspor. Saat ini, hampir semua negara mengharuskan pengunjung memiliki masa berlaku paspor setidaknya 6 bulan sebelum jatuh tempo. Agar aman, pastikan paspor masih berlaku setidaknya setahun sebelum jatuh tempo. 


4. Siapkan dokumen pendukung

Selain paspor dan dokumen dari VFS, kamu juga harus melampirkan 2 lembar foto dengan latar belakang warna putih. Untuk ukurannya adalah 3,5 x 4,5 cm. dokumen lain yang harus disiapkan adalah Surat Keterangan Kerja dari kantor kamu, Salinan KTP, Salinan Kartu Keluarga, serta Salinan Akta Kelahiran.


5. Bawa juga tiket pesawat dan penginapan

Untuk pendukung diterimanya visa, kamu harus menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan tiket pesawat dan penginapan selama di sana. Harap dicatat, hanya bukti pemesanan saja, jadi jika ingin mengganti tanggal keberangkatan setelah visa selesai bisa saja. 


6. Lampirkan asuransi perjalanan

Asuransi perjalanan jadi hal wajib saat melancong ke Eropa. Saat ini, sudah banyak sekali agen asuransi perjalanan yang bisa dipilih. Bahkan untuk memudahkan, banyak juga tersedia asuransi perjalanan online yang sungguh mudah dan harga bersaing, salah satunya Travellin.


7. Cetak salinan tabungan

Dalam informasi dari situs Kedutaan Belanda, pemohon visa harus memiliki dana di tabungannya sebesar 39 Euro dikali masa tinggal selama di Eropa. Jadi misal kamu akan berkunjung ke sana selama 10 hari, berarti dana yang harus tersedia di tabungan sebesar 390 Euro.

Selain itu, siapkan juga rekening koran selama 3 bulan terakhir. Jika kamu menggunakan kartu kredit, jangan lupa untuk mencantumkan salinan kepemilikan kartu kredit.


Back to Article List Buy Insurance Package

Latest Articles

Payment Method

Secured by

Reassurance by

AA International
ONLINE
CHAT